Suku Suku di Minangkabau bagian I

Daerah Minangkabau dari luar dikenal dengan Suku Minangkabau. Tetapi lebih dalam jika dikenal Suku Minangkabau ini memiliki ' suku-suku...

Daerah Minangkabau dari luar dikenal dengan Suku Minangkabau. Tetapi lebih dalam jika dikenal Suku Minangkabau ini memiliki 'suku-suku'. Istilah suku di Minangkabau ini mungkin bisa disamakan dengan marga jika di Batak dan Tionghoa. Keunikan dari penurunan suku di Minangkabau adalah berdasarkan garis keturunan ibu.
Berbeda dengan suku lain di dunia, dimana garis turunan marga berdasarkan bapak. Penurunan suku di Minangkabau berdasarkan garis keturunan ibu, bukan tanpa sebab dan bukan cuma karena ingin tampil beda. Ini didasarkan pada Pembelajaran masyarakat Minangkabau dimana alam takambang jadi guru. Di ibaratkan seperti ayam, seorang anak ayam akan dibesarkan oleh induknya. Selain itu, dengan alasan apapun dibanding bapak, anak pasti lebih dekat dengan ibunya.
Baca Bagian Lain :
Suku di Minangkabau, diriwayatkan berasal dari 4 suku. Koto, Piliang, Bodi, Chaniago. Jika ditelaah, nama tersebut berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta. Contoh Koto berasal dari kata Kotto yang berarti benteng. 

Asal kata piliang, pele (diucapkan pili) dan hyang yang artinya banyak dewa. Sementara bodi merujuk arti pohon bodi (dimana budha gautama bersemedi). Sementara Chaniago berasal dari kata Cha dan Niaga yang artinya anak dagang.

Berkemungkinan nama nama suku awal ini dipengaruhi oleh pengaruh hindu dan budha. Sesama diketahui, sebelum islam memasuki tanah Minangkabau hindu dan budha telah lebih dahulu. Pada periode pertumbuhan penduduk yang makin besar, suku suku induk tersebut pecah menjadi beberapa anak suku. Sebut saja ada nama Tanjung, sikumbang, guci, kampai, jambak dan lain lain.

Dalam perkembangan lebih luas, di Negeri Sembilan Malaysia orang Minang pecah menjadi 3 suku baru. Suku tersebut diberinama sesuai daerah asal mereka seperti :
  1. Suku Biduanda (Dondo)
  2. Suku Batu Hampar (Tompar)
  3. Suku Paya Kumbuh (Payo Kumboh)
  4. Suku Mungkal
  5. Suku Tiga Nenek
  6. Suku Seri Melenggang (Somolenggang)
  7. Suku Seri Lemak (Solomak)
  8. Suku Batu Belang
  9. Suku Tanah Datar
  10. Suku Anak Acheh
  11. Suku Anak Melaka
  12. Suku Tiga Batu
  13. Rumah gadang suku

Dikutip dari tulisan Elmirizal Chan St Lenggang basa pada lenteraminang.net berikut beberapa suku suku yang ada di Minangkabau.

1) Suku Koto

Suku koto merupakan satu dari dua klan induk dalam suku Minangkabau. Suku minangkanbau memiliki dua klan (suku dalam bahasa orang minang) yaitu Klan/suku Koto Piliang dan Klan/suku Bodi Chaniago. 

A. A. Navis dalam bukunya berjudul Alam Terkembang Jadi Guru menyatakan bahwa nama suku Koto berasal dari kata koto yang berasal dari bahasa Sanskerta kotto yang artinya benteng, dimana dahulu benteng ini terbuat dari bambu. di dalam benteng ini terdapat pula pemukiman beberapa warga yang kemudian menjadi sebuah koto yang juga berarti kota. Dalam bahasa Batak disebut huta yang artinya kampung. 

Dahulu Suku Kotomerupakan satu kesatuan dengan Suku Piliang tapi karena perkembangan populasinya maka paduan suku ini dimekarkan menjadi dua suku yaitu suku Koto dan suku Piliang. Suku Koto dipimpin oleh Datuk Ketumanggungan yang memiliki aliran Aristokratis Militeris, dimana falsafah suku Koto Piliang ini adalah Manitiak dari Ateh, Tabasuik dari bawah, batanggo naiak bajanjang turun.

Gelar Datuk Suku Koto biasanya Datuk Tumangguang, Datuk Bandaro Kali ( gelar ini pernah akan dinobatkan kepada Mentri Pariwisata Malaysia, Dr.Yatim RaisYatim yang berdarah Minang tapi beliau menolaknya lantaran akan sulit baginya untuk terlibat dalam kegiatan suku Koto nagari Sipisang setelah beliau dinobatkan.) Datuk Sangguno Dirajo, Datuk Panji Alam Khalifatullah, Datuk Patih Karsani.

Suku koto mengalami pemekaran menjadi beberapa pecahan suku yaitu:
Tanjung Koto, Koto Piliang, Koto Dalimo, Koto Diateh, Koto Kaciak, Koto Kaciak 4 Paruaik di Solok Selatan. koto Tigo Ibu di Solok Selatan, Koto Kampuang, Koto Kerambil, Koto Sipanjang, koto sungai guruah di Nagari Pandai Sikek (Tanah Data), koto gantiang di Nagari Pandai Sikek (Tanah Data).

koto tibalai di Nagari Pandai Sikek (Tanah Data), koto limo paruik di Nagari Pandai Sikek (Tanah Data)
koto rumah tinggi di nagari Kamang Hilir (Agam), koto rumah gadang, di nagari Kamang Hilir (Agam), kotosariak, di nagari Kamang Hilir (Agam) ,koto kepoh, di nagari Kamang Hilir (Agam), koto tibarau, di nagari Kamang Hilir (Agam), koto tan kamang/koto nan batigo di nagari Kamang Hilir (Agam), Koto Tuo di Kenegerian Paranap, Inderagiri Hulu, koto Baru di Kenegerian Paranap, Inderagiri Hulu

2) Suku Piliang

Suku Piliang adalah salah satu suku (marga) yang terdapat dalam kelompok suku Minangkabau. Suku ini merupakan salah satu suku induk yang berkerabat dengan suku Koto membentuk Adat Ketumanggungan yang juga terkenal dengan Lareh Koto Piliang.
Menurut AA Navis, kata Piliang terbentuk dari dua kata yaitu pele  artinya banyak dan hyang artinya dewa , jadi Pelehyang artinya adalah banyak dewa. Ini menunjukkan bahwa di masa lampau, suku Piliang adalah suku pemuja banyak dewa, yang barangkali mirip dengan kepercayaan Hindu.

Suku piliang  mengalami pemekaran menjadi beberapa pecahan suku yaitu: Piliang Guci (Guci Piliang di nagari Koto Gadang, Agam). Pili di Nagari Talang, Sungai Puar (Agam). Koto Piliang di nagari Kacang, Solok dan Lubuk Jambi, Kuantan Mudik, Riau. Piliang Laweh (Piliang Lowe) di ([[Kuantan Singingi)). Piliang Sani (Piliang Soni) di Kuantan Singingi, Riau dan nagari Singkarak, Solok. Piliang Baruah. Piliang Bongsu, Piliang Cocoh, Piliang Dalam, Piliang Koto, Piliang Koto Kaciak, Piliang Patar, Piliang Sati, Piliang Batu Karang di nagari Singkarak, Solok, Piliang Guguak di nagari Singkarak, Solok. Piliang Atas (Kuantan Singingi), Piliang Bawah (Kuantan Singingi) , Piliang Godang (Piliang Besar), Piliang Kaciak (kecil).

Suku ini banyak menyebar ke berbagai wilayah Minangkabau yaitu Tanah Datar, Agam, Lima Puluh Kota, Solok, Riau,Padang dan beberapa daerah lainnya. Dari beberapa sumber, diketahui tidak terdapat suku ini di Pesisir Selatan dan Solok Selatan.

Agiah Komen Gai La Sanak

Nama

Adaik,35,bahasa minang,6,Budaya,70,Carito,14,Dibao Galak,8,istilah,14,Pantun,12,Papatah,8,Resep Minang,8,Sajarah,28,Tokoh,9,Warisan,24,
ltr
item
Minangkabau: Suku Suku di Minangkabau bagian I
Suku Suku di Minangkabau bagian I
https://2.bp.blogspot.com/-DcnAZYf4qho/WAt2RJ7ZfkI/AAAAAAAAA6A/LQJNrKKmXEoI7yten79Gd7nHH67thBjVQCPcB/s1600/suku%2Bdi%2Bminangkabau.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-DcnAZYf4qho/WAt2RJ7ZfkI/AAAAAAAAA6A/LQJNrKKmXEoI7yten79Gd7nHH67thBjVQCPcB/s72-c/suku%2Bdi%2Bminangkabau.jpg
Minangkabau
http://www.anakminang.com/2015/10/suku-suku-di-minangkabau-bagian-i.html
http://www.anakminang.com/
http://www.anakminang.com/
http://www.anakminang.com/2015/10/suku-suku-di-minangkabau-bagian-i.html
true
2180777074329911998
UTF-8
Sadang Proses Indak Basuo Caliak Sadono Baco Langkok Baleh Indak Jadi Baleh Apuih Oleh Laman Utamo Laman Artikel Caliak Sadonyo Iko Lasuah Lo Tantang Kumpulano SEARCH Kasadono Ndak Basuo nan Sanan Mintak Baliak Ka Hal Utamo Akaik Sinayan Salasa Rabaa Kamih Jumaik Satu Akaik Sinayan Salasa Rabaa Kamih Jumaik Satu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Aguih September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Dec Sabanta Ko 1 minik nan lalu $$1$$ minik lalu 1 nan lalu $$1$$ jam nan lalu Karik Parang $$1$$ patang $$1$$ minggu patang labiah 5 minggu Followers Follow Iko Bamanpaik Bana Bagian dulu baru tabukak gembok no mah Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy