Belajarlah dari Ayam, Kalau Ingin Sukses Berdagang

Sudah sangat akrab bagi orang Minangkabau bahwasanya alam takambang jadi guru. Berguru pada alam, melihat kejadian dan peristiwa di alam seb...

Sudah sangat akrab bagi orang Minangkabau bahwasanya alam takambang jadi guru. Berguru pada alam, melihat kejadian dan peristiwa di alam sebagai suatu pembelajaran yang sangat berharga.
Dunia Perdagangan adalah darah Sejati Minangkabau
Lalu dengan jiwa berdagang sejati yang kental dari darah orang Minangkabau, pembelajaran untuk berdagang tersebut didapat dari seekor ayam. Mengapa harga telur ayam kampung yang kecil lebih mahal daripada telur ayam biasa.

Menyimak pelajaran dari salah seorang pedagang sukses yang tak ingin disebutkan namanya. Sebut saja uda ‘Kumbang’ (kebetulan sukunya memang sikumbang). Perbincangan dimulai dari suatu sore di kedai kopi sambil ‘carito carito lamak’.

Sambil menghisap Surya sebatang ditambah teh telur khas Minangkabau. Uda Kumbang mulai menjelaskan kenapa telur ayam kampung yang digunakan untuk membuat teh telur tersebut harganya lebih mahal dan lebih banyak disukai orang dibanding telur ayam biasa?

Sama-sama telur, tetapi coba perhatikan perbedaan antara ke-dua ayam tersebut. Ayam petelur bertelur rutin, kadang ayam kampung juga demikian. Inti pokok permasalahannya adalah ketika ayam kampung bertelur.

Bagi yang ‘gadang dikampuang’ dan pernah memelihara ayam. Ketika ayam kampung bertelur maka ayam tersebut setelah bertelur akan ‘ be kotek’ . Mereka ribut, berteriak sekencang-kencangnya. Bandingkan dengan ayam petelur yang makan bertelur – makan dan bertelur lagi.

Dari sinilah pelajaran jika ingin berdagang. Ketika memproduksi sesuatu maka berkoteklah. Artinya lakukan promosi dengan sekeras mungkin. Jangan seperti ayam petelur yang giat berproduksi saja tanpa berkotek.

Dengan berkotek itulah maka orang bisa mengenal hasil produksi kita. Demikian celoteh singkat dengan uda Kumbang. Belajarlah dari alam, tak salah telah dituahkan pepatah di atas tadi ‘ alam takambang jadi guru’.

Meskipun seekor ayam, tak tertutup kemungkinan untuk belajar pada mereka. Ke arifan dan intelektualitas bukan apa-apa jika tidak bisa belajar dari sekeliling kita. Kelihatan sepele dan lucu, tetapi menurut saya ini pelajaran yang cukup penting bagi yang ingin berkecimpung di dunia perdagangan. ( ditulih : cBoY90 – mokasi ka Uda Kumbang nan mambari palajaran di dunai gelas menggelas ini).

Agiah Komen Gai La Sanak

Nama

Adaik,35,bahasa minang,6,Budaya,70,Carito,14,Dibao Galak,8,istilah,14,Pantun,12,Papatah,8,Resep Minang,8,Sajarah,28,Tokoh,9,Warisan,24,
ltr
item
Minangkabau: Belajarlah dari Ayam, Kalau Ingin Sukses Berdagang
Belajarlah dari Ayam, Kalau Ingin Sukses Berdagang
https://2.bp.blogspot.com/-GzzTEWBLSoA/WIxmtU1h2JI/AAAAAAAAEjA/hcaEnNZGXr0__e7692ftJrrRhrILmlbowCLcB/s400/pakaian%2Blaki-laki%2Bminangkabau.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-GzzTEWBLSoA/WIxmtU1h2JI/AAAAAAAAEjA/hcaEnNZGXr0__e7692ftJrrRhrILmlbowCLcB/s72-c/pakaian%2Blaki-laki%2Bminangkabau.jpg
Minangkabau
http://www.anakminang.com/2017/02/belajarlah-dari-ayam-kalau-ingin-sukses.html
http://www.anakminang.com/
http://www.anakminang.com/
http://www.anakminang.com/2017/02/belajarlah-dari-ayam-kalau-ingin-sukses.html
true
2180777074329911998
UTF-8
Sadang Proses Indak Basuo Caliak Sadono Baco Langkok Baleh Indak Jadi Baleh Apuih Oleh Laman Utamo Laman Artikel Caliak Sadonyo Iko Lasuah Lo Tantang Kumpulano SEARCH Kasadono Ndak Basuo nan Sanan Mintak Baliak Ka Hal Utamo Akaik Sinayan Salasa Rabaa Kamih Jumaik Satu Akaik Sinayan Salasa Rabaa Kamih Jumaik Satu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Aguih September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Dec Sabanta Ko 1 minik nan lalu $$1$$ minik lalu 1 nan lalu $$1$$ jam nan lalu Karik Parang $$1$$ patang $$1$$ minggu patang labiah 5 minggu Followers Follow Iko Bamanpaik Bana Bagian dulu baru tabukak gembok no mah Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy